Program Belajar

Kurikulum nasional resmi Indonesia diajarkan pada tingkat primer dan sekunder di sekolah. Siswa cacat mental mengikuti program yang telah diadaptasi dalam satu ruang kelas khusus. Anak-anak belajar keterampilan praktis di studio jahit dan bengkel tukang kayu, seperti membuat kerajinan,baju kaus dan mebel.